Nanti Aja Lah Nikahnya, Masih Sibuk Sama Rutinitas

Nanti Aja Lah Nikahnya, Masih Sibuk Sama Rutinitas

Asyiknya sibuk kegiatan ini dan itu sering kali membuat kita yang masih muda memutuskan untuk menunda waktu pernikahan dengan, “Ah nanti dulu lah, nanti malah karena menikah jadi nggak bisa mengerjakan apa yang aku suka.” 

Sebelum benar-benar yakin dengan alasan tersebut, kapankamunikah.com punya 4 alasan yang akan meyakinkan bahwa nggak perlu lagi menunda usia pernikahan hanya karena ‘masih waktunya asyik dengan kegiatan idealisme kita nih’ atau ‘mau berkarir dulu’. Siap-siap mengubah target, ya!

Itu Hanya Alasan dan Membuktikkan Belum Bisa Bertanggungjawab

yang disiapkan orang menikah
Hayo.. ngaku… Photo from isigood.com

Menikah bukan sekadar menemukan yang serasi, solid dan saling melengkapi. Namun menikah adalah menemukan seseorang yang mampu meyakinkan kita untuk saling bertanggungjawab, berkomitmen untuk memperjuangkan hidup bersama.

Pasti nggak jarang menemukan orang tua yang memiliki kegiatan segudang tapi tetap memiliki waktu untuk keluarga kan? Karena kegiatan yang banyak bukan sebuah alasan untuk menunda pernikahan, tapi hanya kamunya aja nih yang memang belum berani bertanggungjawab. Hayo.. ngaku…

Bukan Sebuah Halangan, Malah Menjadi Dukungan!

manfaat menikah
Namanya juga teman hidup, menemani dong, bukan menghalangi. Sibuk halangan menikah? Jelas bukan. Photo from gadbadgothala.com

Sejak kapan ada peraturan bahwa sejak menikah itu artinya udah nggak boleh punya banyak kesibukan yang disukai? Pernikahan bukan lah suatu halangan, malah menjadi pendukung dan alasan terbesar kita untuk semakin konsisten.

Secara ilmiah aja, pernikahan bikin cowok lebih stabil dan membantu untuk sukses tentang apa yang dia inginkan, lho. Setidaknya, kalau lagi ada masalah di kantor… hanya butuh pulang ke rumah untuk menerima pelukan hangat setiap harinya, kan?

Kalau cewek gimana, dong? Bukannya ruang geraknya lebih dibatasi oleh suami? Hmmm, belum tentu. Banyak juga yang akhirnya mereka baru menemukan kesibukan dari hobinya setelah menikah.

Sukses di pernikahan muda
(Ghaida Tsurayya dan keluarga kecilnya) Ghaida juga berhasil membuktikkan kalau salah jika sibuk halangan menikah bukan? Pict viagdagallery.blogspot.com.

Contohnya aja, Ghaida Tsurayya, putri dari Aa Gym. Di usia ke-20 tahun, Teh Ghaida menikah dengan Kang Apin. Melihat Teh Ghaida yang suka membuat model rok sendiri dan membawanya ke penjahit langganan dekat rumah, Kang Apin pun memberi inisiatif pada istrinya untuk memulai wirausaha.

Akhirnya seorang Ibu yang telah memiliki tiga anak ini atas dukungan penuh dari suaminya sukses memasarkan produk pakaiannya di berbagai daerah lho, guys! Tuh kan, siapa bilang dengan menikah akan menghalangimu? Malah sebaliknya kan? Nah, tugas utamanya sih: memilih pasangan hidup yang bener-bener bisa saling mengerti agar tidak hanya menuntut. Gimana, udah ada belum calonnya?

Ini Soal Manajemen Waktu Aja Kok

MANAJEMEN PERNIKAHAN
Manajemen waktu untuk menghindari miscommunication dalam keluarga. Photo from celebration.co.za

Tentu akan berbeda manajemen waktu antara seorang suami sekaligus Ayah dengan seorang istri sekaligus Ibu. Tapi yakin deh, semakin kita dewasa, semakin bisa kita mengatur waktu, memprioritaskan waktu hingga merasa bahagia dengan segala rutinitas yang setiap harinya yang dilakukan. Bukan malah menyesal dan ingin kembali ketika masih belum terikat dengan sebuah pernikahan.

Sedikit tips juga nih untuk yang sudah menikah, bisa lho bikin sebuah kalender keluarga yang menunjukkan kapan kita dan pasangan ada kegiatan, sehingga mengurangi miscommunication.

For the next article, kapankamunikah.com akan membahas tentang bagaimana sih mengatur waktu ketika kita sudah menikah lewat segmen Cerita Berdua, jadi akan tau lebih dekat bagaimana sih kehidupan pernikahan sesungguhnya lewat cerita-cerita mereka yang sudah menikah.

Malah Lebih Asyik dan Seru Dilakukan Berdua

jalan bersama pasangan, manfaat menikah
Kalau asyik berdua, kenapa mau sendiri? Masih ngeyel sibuk halangan menikah? Photo by Jalan-jalan Terus

Pasti deh di antara kita yang masih muda suka banget nongkrong, main, jalan-jalan dan melakukan project-project idealisme kita tak kenal lelah. Coba deh bayangkan jika semua itu dilakukan berdua dalam artian sepasang suami istri yang memiliki keasyikan yang sama, dunia yang hampir sama dan saling mengerti!

Atau seenggaknya meskipun nggak saling memiliki minat yang sama, pasangan hidup kita bisa sepenuhnya mendukung apa yang kita suka. Sehingga di setiap weekend kamu bisa saling cerita panjang lebar soal keasyikan rutinitasmu berdua dengan dua gelas hangatnya teh di pagi hari! Jadi bukan halangan deh untuk menunda waktu pernikahan karena keasyikan yang kamu punya, karena jadinya malah bisa lebih asyik! Itu soal pasangan hidup kita bisa nge-­blend atau enggak, jadi jangan asal pilih pasangan hidup, ya!

*****

Kapan Kamu Nikah
Jadi, Kapan Kamu Nikah? Photo from debusana.com

Dari keempat alasan tersebut, jadi gimana, udah mulai berubah pikiran soal target #KapanKamuNikah? Sibuk halangan menikah bukan alasan lagi, kan? Yay, kami tunggu undangannya segera ya! Kalau belum menemukan pasangannya yang bisa solid dan nge-blend, tenang, pelan-pelan aja. Akan ada waktu yang tepat dengan orang tertepat.

Leave a Comment

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.
Required fields are marked *