Teman Tapi Menikah? Aduh, Enggak, Deh!

Teman Tapi Menikah? Aduh, Enggak, Deh!

Isu teman tapi menikah lagi dibahas dimana-mana, lucu juga sih nikah sama temen, yang sekaligus bikin mikir. Mikir temen yang mana yang prospek untuk dinikahin? Nah, tapi ini nggak berlaku untuk semua orang, lho. Ada beberapa orang yang memilih menikah dengan orang-orang diluar inner circle dibanding nikah dengan temen sendiri. Berikut kapankamunikah.com memberi beberapa pandangan kenapa nikah dengan temen sendiri itu ngga bisa dilakuin untuk beberapa orang.

(1) Ingin petualangan baru

Buat kamu yang berjiwa petualang dan menyukai hal-hal baru yang menyebabkan memilih untuk tidak menikah dengan temen sendiri. Kamu akan merasa hidup kamu statis karena bergaul dengan orang yang itu-itu aja, apalagi untuk menjalani kehidupan bersama-sama for the rest of our life? Haduh, bukan tipikal perjalanan hidup untuk orang-orang yang suka tantangan baru sih. Walau, menikah dengan teman sendiri tidak menutup kemungkinan untuk memulai petualang baru, tapi ada beberapa orang yang suka dengan hal-hal yang tidak tertebak.

Kalau menurut @donibr_: Menikah dengan temen sendiri pasti jadi tau baik buruknya masing-masing sampai ke akar-akarnya tapi karena udah tau sampe akar-akarnya ngga ada something special lagi saat menikah, kalau untuk yang menikah dengan orang yang diluar lingkarang pertemanan sisi positifnya jadi banyak hal-hal baru yang bisa kita ketahui walapun beresiko.

@bhetyislamiaku tipe orang yang suka kenal baru dan mencari siapa dia sebenernya, jati dirinya. Karena kalo udah teman aku udah tau sifat dia gimana dan dia pasti tau tentang aku giana. Dan menurut aku mencintai orang yang kita baru kenal itu lebih menantang karena kita keluar dari zona aman kita.

@faatmmawakarena kalo udah nyaman udah tau jelek baiknya menurut aku ga seru kalo hidup dinamis. Mending sama orang baru yang kita gatau apa-apa tentang dia, pasti bakal ngerasain naik turunnya perasaan.

@fickyaguschandrmarriage is not only about the wedding ceremony and stuffs. It is way more than that. It is the longest journey you would’ve been facing for your entire life. That’s why, to keep that marriage for being a healthy, fun, and fantastic journey, all you need is a great partner, to give you new memories, new insights and a whole new experience which also could make a better version of yourself. For me, it could be achieved by choosing the person other than our inner-circle-friend. Because basically you picked a friend based on the same interest in every aspect.  

Ingin menikah dengan pasangan rentang usia yang jauh

Tentu biasanya kita berteman dengan orang-orang yang sebaya atau memiliki jarak umur yang dekat, maka ini tidak bisa menjadi pilihan untuk orang yang ingin menikah dengan pasangan yang memiliki rentang usia yang jauh.

Nah ini sesuai banget dengan pendapat @pratiwicila: karena aku mau sama yang lebih tua 5 tahun, kalo di circle pertemanan kayaknya ngga ada yang setua itu

anti nikah sama temen
Mau pegang tangan suami/istri, eh tapi kebiasaan berantem karena akrab temenan. Bingung! Foto: www.jasminephotography.co

Lebih canggung

Walaupun katanya jadi tidak canggung karena sama temen sendiri, tapi perubahan status teman menjadi pasangan hidup tentu mengubah sikap kita pula. Kebayang dong kalau mau bermesraan atau memanggil dengan panggilan sayang, eh tapi inget kalau temen sendiri jadi geli geli gimana gitu kali ya.

Nah, itu tadi pertimbangan kenapa beberapa orang enggan untuk menikah dengan temannya sendiri. Jadi, kamu tim #temantapimenikah atau sama yang enggak terlalu kenal sebelumnya? 

Foto utama: Instagram @roosevels

Leave a Comment

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.
Required fields are marked *