#TemanTapiMenikah: Eh, Ujung-ujungnya Nikah Sama Temen Sekelas!

#TemanTapiMenikah: Eh, Ujung-ujungnya Nikah Sama Temen Sekelas!

Ternyata bukan hanya @ayudiac dan @dittopercussion saja loh yang punya kisah manis #TemanTapiMenikah! pasangan muda calon dokter ini juga akhirnya menikah karena sering digojlokin  teman-teman kuliahnya.

Lucu memang kadang, kita tidak pernah tahu siapa yang akan menjadi pasangan hidup kita sampai waktunya tiba. Intan Aliyatul Ummah misalnya, perempuan yang masih berstatus aktif sebagai mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran ini tidak menyangka kalau ujung-ujungnya akan menikah dengan teman satu kelas, tutor dan praktikum nya dalam perkuliahan. Perempuan cantik yang sering disapa Mbak Intan ini mengaku memang terakhir pacaran itu dulu ketika jaman masih SMP, namun setelah itu memutuskan nggak mau pacaran lagi.

“Pas SMA aku mondok di Jombang dan dari saat itu memang berniat untuk gak pacaran lagi. Soalnya kalau pacaran nggak bebas juga mau ngapa-ngapain dan suatu saat kalau putus itu nggak enak,” terangnya.

Ya itu, namanya juga jodoh. Setelah menjalani masa perkuliahan selama dua tahun, Mas Uwais yang dulu masih menyandang status sebagai ‘teman’ tanpa ragu melamar Intan untuk segera dinikahi hingga akhirnya mereka menikah pada awal semester lima perkuliahan, tepatnya 6 Mei 2017.

“Ada cerita lucu sih aku sama suamiku dulu, jadi pas jaman semester kelompok-an terus sama dia ada cowok yang suka sama aku, terus dia gak suka kalo ada yang suka sama aku. Dia mau ngelarang tapi dia siapa aku walau kita dulu deket akhirnya dia nembak aku buat jadi pacar agar aku gak dideketin sama yang lain. Terus aku bilang walau nembak 1000 kalipun gak bakal aku terima walau dulu kita emang saling deket dan suka. Ada sampe 3 kali dia nembak aku walau dia cuman bercanda kelihatannya dan tetep aku tolak. Hingga suatu saat dia bilang kalo “tan kamu mau gak jadi istriku?” terus saat itu aku gak bisa nolak atau nerima. Aku jawab kalo emang beneran dateng ke rumah tanyao ortuku, terus tiba-tiba pas liburan semester 3 dia beneran ke rumah dan nemuin orang tuaku,” jelas Mbak Intan.

Intan dan Uwais sebagai mahasiswa kedokteran.
Intan dan Uwais sebagai mahasiswa kedokteran.

Tapi, sadar dengan statusnya yang masih mahasiswa Intan juga menjelaskan kepada tim kapankamunikah.com kalau banyak yang harus dipersiapkan untuk menikah dengan status tersebut. Mulai dari yang paling sulit yaitu meyakinkan orang tua, hingga menyiapkan mental dan keberanian yang besar. Belum lagi persiapan musyawarah antar dua pihak keluarga.

“Ayahku tipikalnya orang yang sangat protektif. Tapi Alhamdulillah niat baik Mas Uwais saat datang ke rumah saat itu diterima sama Ayahku. Untuk finansial setelah dimusyawarahkan bersama akan ditopang oleh orang tua, karena kita yang masih kuliah dan membutuhkan finansial lebih. Perjalanan juga masih panjang. Tapi balik lagi, karena tujuan menikah yang utama adalah ibadah, menjauhi zina, dan untuk menunjang kuliah agar lebih mudah dan cepat karena dilakukan bersama. Dengan maksud saling melengkapi, membantu, dan memotivasi,” jelas perempuan cantik ini lagi.

Intan dan Uwais setelah menikah
Intan dan Uwais setelah menikah

Nah, satu nih yang paling bikin kami penasaran tentang kisah perjalanan cinta mereka, gimana sih rasanya menikah sama teman sendiri?

“Rasanya seneng, gak sungkan sungkanan, bisa lebih konyol konyolan bareng tanpa jaim dan malu malu, bisa belajar bareng untuk mendewasakan dan nemuin jati diri, lebih terbuka soalnya yang kita hadapi masalah masalahnya hampir sama. Senasib seperjuangan gitu. Tapi tetep, kodrat istri harus menghormati suami dan suami menyayangi dan melindungi  istri walau temen dan sebaya.”

Jadi mungkin inilah yang dimaksud dengan “pasangan tepat di waktu yang tepat” yang disampaikan oleh Ayudia dan Ditto kemarin. Intan juga menyampaikan yang terpenting adalah setelah menikah kita jadi menemukan jati diri masing-masing. Jadi, kisah kasih ini nggak kalah manisnya, kan?

Leave a Comment

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.
Required fields are marked *