Menikah Muda, Apa Sih yang Perlu Dipersiapkan?

Menikah Muda, Apa Sih yang Perlu Dipersiapkan?

Maraknya fenomena menikah muda di media sosial akhir-akhir ini menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Ada yang mendukung ada juga yang tidak menganjurkan. Banyaknya berita yang beredar dan info yang sepenggal membuat para pemuda yang notabene masih banyak yang tidak tahu justru malah salah presepsi soal menikah muda.

Memutuskan untuk menikah muda tentunya bukan perkara mudah, butuh pemikiran yang lebih matang. Keadaan emosi secara psikologis dan finansial yang umumnya masih belum mapan membuat banyak orang berpikir berulang kali untuk menikah muda.

Emang sebenernya, untuk menikah muda apa sih yang perlu dipersiapkan?

  1. Mental

Mengambil keputusan untuk menikah muda tentunya butuh persiapan yang matang dong, tidak serta merta hanya ngikutin trend atau keinginan saja. Menikah di usia muda bukan perkara mudah yang bisa diputuskan dalam waktu yang cepat. Pertimbangan umur dan emosi yang belum stabil juga harus diperhatikan.

mental pasangan
Pict: cdn.zettamedia.co

Mengapa mental menjadi hal pertama yang perlu dipersiapkan dalam menjalani nikah muda? Kenapa bukan finansial yang harusnya justru lebih penting untuk menunjang kesejahteraan dalam berumah tangga. Jawabannya adalah mental seseorang bisa berperan besar terhadap cara pasangan menjalani sebuah hubungan rumah tangga. Pada dasarnya memang finansial adalah hal yang penting tapi tanpa persiapan mental yang bagus tidak akan berarti apa-apa.

Misalnya pasangan dengan finansial yang sangat tercukupi tapi mentalnya belum kuat dalam menghadapi masalah, bisa saja terjadi cekcok dan segalanya. Ingat, masalah dalam rumah tangga tidak hanya berasal dari finansial saja masih banyak faktor lain yang bisa timbul karena itu mental yang baik sangat dibutuhkan. Kuat secara finansial bukan berarti bisa menyelesaikan masalah hanya dengan uang saja kan?

Persiapan mental diperlukan juga agar pasangan kuat dalam menjalani keadaan apapun bersama. Bahkan disaat tidak ada uang sama sekali kalau memang masing-masing sudah menyiapkan mentalnya dari awal pasti pasangan tersebut akan bisa lebih survive daripada pasangan pasangan yang mentalnya masih belum dipersiapkan.

  1. Komunikasi

Harmonisnya interaksi dalam rumah tangga tidak pernah luput dari peran komunikasi yang baik di dalamnya. Komunikasi sangatlah penting, banyak permasalahan dalam hubungan dikarenakan komunikasi yang tidak baik. Menurut Kerry Patterson, penulis terlaris New York Times, “Pasangan yang berdebat secara efektif pada umumnya 10 kali lebih bahagia daripada mereka yang menyembunyikan masalah-masalah mereka.”

persiapan menikah muda
Pasangan kamu bukan pinokio yang sekali berbohong hidungnya semakin memanjang. Pict: kelascinta.com

Komunikasi yang baik bukan berarti menghindari perdebatan yang terjadi dalam sebuah hubungan. Bicarakan setiap masalah dan setiap konflik yang ada dengan pasangan. Jangan malah dihindari agar tidak timbul konflik yang berkepanjangan, itu justru akan memperparah. Kerry Patterson juga mengatakan dalam penelitiannya bahwa “Hal yang tidak kita bicarakan, pada akhirnya akan keluar dalam tindakan kita.” Jangan anggap dengan kita menghindari sebuah perdebatan dengan pasangan, komunikasi akan berjalan dengan baik. Belum tentu. Dampaknya justru akan menjadi gunung es yang tentunya bisa membahayakan hubungan yang sedang dijalani.

Kejujuran juga termasuk dalam kategori cara berkomunikasi yang baik dengan pasangan. Berlaku saling terbuka, diskusikan apa yang ada menyangkut hubungan kalian bersama pasangan. Hindari banyak berkeluh kesah dan menceritakan masalah kalian ke orang lain yang justru akan berdampak buruk. Jangan takut dengan perdebatan yang terjadi diantara kalian, dari perdebatan tersebut kalian akan tahu satu sama lain. Namanya juga dua kepala yang berbeda, tentunya kalau soal beda pendapat pasti wajar lah. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Anggap saja sekalian belajar memahami masing-masing.

  1. Finansial (keuangan)

Semua orang pasti sudah tahu kalau uang adalah hal yang penting tidak hanya dalam hal modal suatu pernikahan saja. Hampir semua keperluan di dunia ini tidak luput dari uang. Maka bersyukurlah kita masih diberi gratis untuk bernafas.

Pict: jalantikus.com
Pulsa aja masih minta mama papa, gimana mau ngidupin anak orang? Pict: jalantikus.com

Uang memang penting, tapi kita juga harus berhati-hati dengan uang. Jika memang sudah mantap untuk menikah muda, setidaknya pikirkan beberapa langkah kedepan dalam soal keuangan. Di luar sana memang banyak pasangan yang awal menikah tidak punya apa-apa tetapi kemudian berhasil dengan penghasilan lumayan. Tapi itu tidak bisa di-sama-ratakan dengan semua orang dengan cara pandang berbeda serta lingkungan yang berbeda pula.

Jangan terlalu gampang tertipu dengan hasil dari kerja keras seseorang, yang harus dilihat adalah proses yang mereka jalankan. Mereka yang berhasil dengan pernikahannya secara finansial pastinya bukan mereka yang nikah asal nikah asal ada uang aja. Setidaknya mereka punya planning yang kuat untuk melangkah kedepan.

Keputusan untuk menikah muda memang bukan hal yang main-main, banyak faktor yang harus diperhatikan. Jangan sampai hanya terbawa arus trend yang ada. Tiga poin diatas saling berkaitan kuat, tidak bisa dijalani dengan meninggalkan salah satu diantaranya. Mental yang kuat, komunikasi yang baik dan keuangan yang tepat adalah tiga pondasi yang saling terikat. Jika ada diantara kalian yang merasa masih belum siap antara tiga hal tersebut, yuk pikir pikir lagi. Jalan masih panjang, jangan grusah grusuh gara-gara ikut ikutan.

Foto: sisternet.xl.co.id

Leave a Comment

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.
Required fields are marked *