Sebelum Menikah, Belajar Mengontrol Masalah, Yuk!

Sebelum Menikah, Belajar Mengontrol Masalah, Yuk!

Sebagian dari kita mungkin sering melihat Ayah Ibu atau Papa Mama berantem yang bikin kita nggak nyaman dan pastinya kita nggak mau hal itu terjadi pada rumah tangga kita nanti. Menghindari masalah pun juga nggak bisa seserasi apapun pasangan tersebut, karena seperti yang kita tau hubungan apa pun itu, teman, sahabat atau pacar selalu punya konfliknya masing-masing.

Bahkan setiap konflik nggak selalu memperburuk keadaan kok. Mungkin buruk di awal, tapi sering kali berkat konflik tersebut chemistry pasangan semakin kuat, membuat hubungan tersebut lebih erat daripada sebelumnya. Oleh karena itu mengontrol masalah menjadi kemampuan dasar yang sebaiknya dimiliki setiap orang sebelum menikah. Kamu bisa belajar mengontrol masalah dengan beberapa tips di bawah ini:

Jangan Sampai di Tempat Umum

tips pacaran dan menikah
Apalagi di mall, duh, jangan! Photo from urbanradiobandung.com.

Berawal dari perdebatan atau permasalahan kecil sering kali bikin emosi naik, apalagi buat kamu yang emosinya sering kali masih meledak-ledak. Sedangkan satu sama lain nggak ada yang mengalah, masih berpegang dengan argumen masing-masing. Oke, hal ini wajar terjadi, tapi satu hal yang harus diingat: jangan berantem atau debat di depan umum! 

Pertama, hal tersebut jelas nggak baik untuk hubungan apapun, membuat orang lain nggak nyaman dengan kehadiran kalian, bukannya masalah selesai, masalah jadi besar dan semua jadi tahu masalahmu apa lalu jadi topik hangat yang dibicarakan banyak orang. Yang makin nggak enaknya nih… mereka mulai membuat ceritanya sendiri tanpa tau letak permasalahannya. Ini nggak hanya dalam kehidupan face-to-face ya, tapi sekadar bikin status di media sosial juga bikin dampak yang sama, tentu kita nggak mau dong seluruh dunia tau tentang diri kita dari hal yang nggak seharusnya mereka tau.

Kedua, kebiasaan ini akan secara tidak langsung membiasakanmu ketika udah di kehidupan berkeluarga nanti bisa mengontrol masalah sekaligus emosi di depan umum. Karena seorang anak yang melihat atau mendengar orang tuanya memiliki masalah atau bahkan saling memarahi satu sama lain akan membuat si anak stress dan memiliki tekanan tersendiri, lho! Jadi bukan perceraian saja yang membuat mereka stress.

‘Tutup Pintu Rapat’, Selesaikan Berdua

solusi pacar marah terus
Mending diobrolin berdua, daripada dicurhatin kemana-mana dan makin runyam. Photo from girlinthecabinet.blogspot.com.

Hanya kalian berdua atau orang yang bersangkutan yang paling tahu solusi terbaik dari permasalahannya dan caranya adalah: ngobrol. Jadi udah sebaiknya ‘tutup pintu rapat-rapat’. Maksud dari ‘menutup pintu’ di sini bukan berarti dalam arti harfiahnya, namun ketika memiliki masalah berdua nggak perlu buru-buru curhat ke teman, simpan ceritanya sebisa mungkin, lalu duduk berhadapan dan secara bergantian menyampaikan apa yang dimaksud satu sama lain dengan baik.

Misalnya aja buru-buru curhat ke teman dengan keadaan emosi kita yang nggak terlalu baik, apalagi bagi cewek yang bawaannya pengin ceritaaaa terus. Tapi kenapa nggak baik? Bisa jadi teman kamu akan lebih membela dirimu, kamu pun terpancing lalu semakin merasa paling benar dan akhirnya membuat keputusan sepihak yang sebenarnya ada keputusan yang sama baiknya untuk kamu dan dia. Sekali lagi, hanya kamu dan dia yang tahu solusi yang terbaik.

Diskusi, diskusi, diskusi

cara menyelesaikan masalah dalam hubungan cinta
Jangan menyerah dengan satu diskusi. Cari waktu untuk berdua dan ngobrolin semuanya. Photo from weddingkumagazine.wordpress.com.

Akan ada masalah yang memang nggak cukup untuk ngobrol sekali, sering kali masalah itu belum menemukan titik terang meskipun udah didiskusikan berdua. Tenang, semua butuh waktu, jangan bosan untuk terus diskusi, diskusi dan diskusi sampai masing-masing menjadi lega.

Kalau Masih Belum Selesai, Kamu Boleh Menghubungi Orang Terpercaya yang Cukup Dewasa

orang ketiga di pernikahan
Belum selesai juga masalahnya? Hadirkan penengah yuk. Photo from ceritawedding.wordpress.com

Pastikan emosimu lebih tenang daripada sebelumnya setelah masalahnya tak ada ujungnya meski telah diskusi, diskusi dan diskusi. Pastikan juga bahwa orang yang kamu ajak bicara adalah orang yang tepat dan cukup dewasa untuk bisa menanggapi masalahmu. Jangan sampai dia malah memberikan saran yang negatif atau terlalu berpihak kepada kamu.

Setelah Masalah Selesai, Jangan Pernah Diungkit Lagi

tips menikah langgeng
Kalau menghadapi satu masalah, cukup masalah itu aja. Nggak perlu bawa yang lainnya ya. Photo from fotoindong.com.

Sering kali ketika misalnya si cowok berbuat salah, cewek sering marah dan mengungkit masalah yang telah lama selesai. Sering kali mengungkit masalah menjadikan masalah semakin besar, padahal masalah yang dihadapi saat ini hanya masalah kecil. Jadi sebaiknya jangan pernah diungkit lagi yang ujungnya nggak memperbaiki permasalahan, fokus ke masalah yang sedang dihadapi.

******

Yang ada di masa depan adalah hasil keputusan saat ini, yang ada di masa depan berdasarkan hal yang kita lakukan sekarang. Jadi jika ingin sesuatu hal yang baik dimulai dari apa yang kita lakukan sejak saat ini. Begitu pun dengan sebuah pernikahan, pernikahan yang baik berawal dari sepasang laki-laki dan perempuan yang saat muda terus berusaha memperbaiki sifat dan sikapnya.

Jadi nggak ada salahnya kamu mempersiapkan semuanya sejak saat ini, yuk belajar mengontrol masalah sejak sekarang, karena nggak hanya hubunganmu dan teman-temanmu membaik, tapi kelak kamu akan memiliki kehidupan rumah tangga yang membahagiakan.

Foto utama:  Pixabay

Leave a Comment

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.
Required fields are marked *